As Games

  • Home
  • Sitemap
  • Dota 2
  • Minecraft
  • Naruto
  • Others
  • Watch Movies
Home » News
Showing posts with label News. Show all posts
Showing posts with label News. Show all posts

5 Mitos Salah tentang Tidur Siang


Banyak penelitian yang mengungkapkan manfaat dari tidur siang. Sayangnya, bagi yang bekerja atau beraktivitas di luar rumah sangat sulit merealisasikan tidur siang.

Padahal, hanya dengan tidur siang setengah jam banyak manfaat kesehatan yang dapat dipetik. Seperti, meningkatkan daya ingat otak, mengurangi stres, hingga mencegah penyakit jantung.

Meskipun sudah banyak ahli yang menyebutkan manfaat tidur siang, masih saja ada orang yang percaya mitos tentang tidur siang.

Apakah Anda termasuk yang memercayai mitos tentang tidur siang?

1. Mitos: Tidur siang dilakukan orang malas
Fakta: Tidur siang justru menambah produktivitas

Siapa bilang? Berdasarkan data dari Live Science, sepertiga orang dewasa di Amerika Serikat melakukan tidur siang setiap harinya. Laporan tersebut juga mengungkapkan bahwa mereka yang tidur siang bukan orang yang malas. Malah, dengan tidur sebentar, mereka menjadi lebih kreatif, produktif juga waspada.


2. Mitos: Bangun dari tidur siang memperburuk perasaan
Fakta: Itu bergantung pada durasi tidur siang

Memang, setelah tidur siang acap kali timbul perasaan seperti grogi. Tapi, menurut para ahli itu bergantung berapa lama Anda tidur. Para ahli sepakat bahwa tidur siang tidak boleh lebih dari 30 menit.


3. Mitos: Lebih baik kerja daripada tidur
Fakta: Tidur 30 menit memperbaiki kinerja

Penelitian yang dilakukan Sara Mednick menyebutkan, pada siang hari perasan dan kinerja orang cenderung memburuk.
Sulit untuk mempertahankan produktivitas. Tidur siang singkat sekitar 30 menit akan membuat Anda merasa segar dan lebih siap untuk menyelesaikan tugas.


3. Mitos: Tidak bisa tidur siang di kantor
Fakta: Tidur siang bisa dilakukan saat jam istirahat

Di era sekarang, sudah banyak tempat kerja yang memberikan fasilitas untuk tidur siang. Karena mereka menyadari karyawan yang tidur siang bisa membuat perusahaan semakin sukses.

Akan tetapi, apabila kantor Anda tidak memiliki ruangan khusus untuk tidur siang, Anda bisa tidur pada jam istirahat di ruangan kosong di kantor.


4. Mitos: Jangan minum kafein sebelum tidur siang
Fakta: Secangkir kopi akan memberikan kesegaran

Percaya atau tidak, menikmati secangkir kopi sebelum tidur siang akan membuat Anda bangun tidur dengan perasaan lebih berenergi dan segar. Efektivitas atau manfaat dari kafein bisa dipetik sekitar 30 menit setelah Anda mengonsumsinya, sesuai dengan jam tidur siang Anda.


5. Mitos: Tidur siang menghambat pekerjaan
Fakta: Tidur siang menyuplai semangat bekerja

Penelitian menunjukkan, seseorang mengalami penurunan produktivitas pada siang hari. Oleh karena itu, ilmuwan menyarankan sebaiknya pergunakan 30 menit waktu siang Anda untuk tidur agar Anda dapat kembali menyelesaikan pekerjaan dengan lebih efektif.

Baca juga : Obat Tradisional Asam Lambung || Obat Tradisional Asam Urat


sumber : metrotvnews.com
f
Share
t
Tweet
g+
Share
?
Unknown
9:14 AM

Pilih Rajin atau Pintar?


BARU-BARU ini saya bertemu dengan sahabat penulis, Pak William Wiguna, dan beliau sudah melakukan riset bertahun-tahun tentang karakter dan perilaku manusia, terutama dalam kaitannya untuk mengembangkan potensi diri.

Saya tergelitik ketika ditanya, siapa yang bapak cari ketika merekrut tim dalam perusahaan? Apakah mencari tim yang pintar atau tim yang rajin?

Jika Anda diajukan pertanyaan ini, apa yang menjadi jawaban Anda?

Saya langsung mendapatkan insight, dalam istilah saya di bacakilat, aktivasi otomatis, buku yang sudah saya baca bertahun-tahun yang lalu.

Pintar umumnya menjadi hal yang dikejar oleh kebanyakan orang. Sekolah supaya pintar. Belajar supaya pintar. Dan itu bukanlah sesuatu yang salah. Namun, fokus pada hal yang kurang tepat.

Karena pintar adalah label. Pintar adalah hasil akhir. Jika kita melihat dari sudut pandang Eksekusi pintar adalah Vital Sign. Hasil yang diinginkan. Tapi yang jauh lebih penting adalah apa yang bisa membuat Vital sign itu terjadi. Vital sign adalah indikator dari kita melakukan hal yang benar. Dan Vital sign tidak bisa kita pengaruhi.

Yang bisa membuat Vital Sign itu terjadi adalah Vital Activity. Aktivitas penting yang akan membuat Anda menjadi lebih baik. Menjadi lebih pintar dan mendapatkan apa yang Anda inginkan. Inilah yang bisa kita pengaruhi, buat lebih baik, sehingga vital sign yang kita inginkan bisa terjadi.

Dalam hal ini, vital activity masuk dalam kategori Rajin. Bukan pintar. Karena pintar belum tentu rajin, sementara jika rajin, pintar hanya masalah waktu, jika saat ini masih belum he-he-he.

Satu lagi pertanyaan yang membuat saya tergelak tawa, Indonesia dijajah oleh Belanda selama 350 tahun itu, dikarenakan apa?

Apa pandangan umum tentang pertanyaan itu? Karena kita bodoh?

Lalu bahkan banyak pendapat yang mengatakan, “Coba kita dijajah oleh Inggris.”

Nah, sebenarnya bodoh atau pintar sekali lagi bukan fokus yang tepat.

Pak William mengatakan kita bisa mengalami hal demikian karena malas. Dan saya setuju dengan yang disampaikan beliau. Ini adalah tentang apa yang menjadi fokus kita. Apa yang menjadi panutan kita.

Apakah vital sign atau vital activity. Apakah sesuatu yang tidak bisa kita pengaruhi — harga mati, atau sesuatu yang bisa kita pengaruhi dan ubah dengan kita mendedikasikan waktu dan usaha.

Masyarakat lebih mudah memberikan label. Dan umumnya, kita sering terlalu cepat, tanpa mengamati gambaran lebih utuh.

Suatu hari ketika saya sedang makan di sebuah resoran vegan, saya sedang menyuapi anak saya. Dan setelah hampir semangkuk mie habis, anak saya mengantuk dan memutar badannya ke belakang kursi. Kemudian seorang ibu-ibu yang keliatan rapi dan bijak, langsung berkata, “Lho Kok ga mau makan? Masih belum habis tuh makanannya. Gimana sih?”

Saya dan istri langsung tertawa. Begitu mudahnya memberikan sebuah pandangan, dan tanpa keinginan untuk memahami situasi. Label-label yang diberikan umumnya adalah label yang bersifat tetap.

Dalam istilah Prof. Carol Dweck ini adalah pola pikir tetap. Pintar atau bodoh memberikan kita pola pikir tetap, yang seolah itu adalah sebuah hasil akhir yang tidak bisa diubah atau ditingkatkan. Label ini membuat seseorang malas berusaha. Karena ia akan merasa berusaha pun sia-sia, saya kan bodoh.

Atau jika ia pintar, maka ia merasa tidak perlu berusaha, toh saya pintar. Pasti bisa.

Jika tanpa sadar Anda sudah mengadopsi pemikiran ini, maka saatnya untuk mulai memberikan label yang lebih baik, label yang mana menurut istilah Prof. Carol Dweck, pola pikir bertumbuh.

Pola pikir di mana apapun, jika Anda memberikan usaha, dan dedikasi waktu Anda bisa mencapai atau mewujudkannya. Jika kita melabel diri dengan saya Rajin. Atau kita mencari orang yang rajin. Maka itu sama dengan kita mencari orang yang memiliki pola pikir bertumbuh.
Baca juga : Gunung Tertinggi di Dunia

Baca juga : Makanan Termahal di Dunia

Baca juga : Mobil Termahal di Dunia 

Orang rajin akan mencari cara agar ia bisa melakukan apa yang belum bisa dilakukan saat ini. Orang rajin mengatakan Belum bisa. Orang Pintar mengatakan Tidak Bisa.


sumber : metrotvnews.com
f
Share
t
Tweet
g+
Share
?
Unknown
6:50 AM

Ayah: Rossi Belum Mau Pensiun dari MotoGP!





Metrotvnews.com, Valencia: Ayah Valentino Rossi, Graziano Rossi harus menerima kenyataan bahwa anaknya tak bisa menjadi juara dunia MotoGP 2015. Meski begitu, Graziano mengaku tetap bangga dengan anaknya dan menyatakan bahwa The Doctor belum akan pensiun dari dunia balap motor dunia tersebut.

Bersama sang istri, Stefania, Graziano berada di antara penonton yang hadir di Sirkuit Ricardo Tomo, Valencia untuk menyaksikan race terakhir MotoGP 2015. Sayangnya, sang anak gagal menjadi juara dunia. Itu tak terlepas posisi Rossi saat start, di mana ia menjadi pembalap paling buncit.

"Start dari posisi paling buncit, mustahil bagi Valentino (Rossi) untuk finis di posisi yang ia butuhkan untuk memenangi gelar. Tapi kami menunggu bendera kotak-kotak (bendera finis). Meskipun misi Valentino hampir mustahil, kami memiliki kepercayaan yang tak terbatas dalam dirinya yang sangat kami cintai," ujar Graziano.

Meski MotoGP tahun ini penuh drama yang dianggap merugikan The Doctor, Graziano menegaskan bahwa anaknya belum memiliki rencana untuk pensiun. Pria berusia 61 tahun menyebut bahwa dunia balap motor adalah segala-galanya bagi Rossi.

Baca juga : Fakta Menarik Tentang Air || Cara agar tubuh anda berotot







"Balap sepeda motor adalah satu-satunya yang ia nikmati saat ini. Ia paling rindu untuk menunggangi motor. Mungkin hanya Linda, kekasihnya, yang bisa mengalahkan MotoGP bagi Rossi. Jadi, saya rasa motivasinya tidak akan berubah sama sekali musim depan," sambung Graziano. (cycle world)
f
Share
t
Tweet
g+
Share
?
Unknown
8:29 PM
Older Posts Home
Subscribe to: Posts (Atom)
Find Us :

Artikel Terbaru

Copyright 2015 As Games - All Rights Reserved
Design by Mas Sugeng - Published by Evo Templates